Contoh Surat Perjanjian Kontrak Rumah

Contoh Surat Perjanjian Kontrak Rumah untuk anda yang akan melakukan kontrak rumah dalam waktu dekat. Di zaman sekarang ini setiap melakukan kerjasama sebaiknya memakai surat perjanjian agar kedua belah pihak bisa sepakat secara tertulis untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan dikemudian hari. Kepercayaan adalah sebuah hal yang mahal disaat ini, orang-orang dengan mudah memutar balikkan fakta karena tidak ada bukti tertulis dari perkataannya. Jadi untuk menghindari terjadinya kecurangan sebaiknya setiap melakukan transaksi diikuti dengan kontrak yang mengikat ke dua belah pihak.

Walaupun orang yang akan bekerjasama dengan kita adalah saudara atau teman yang kita kenal dengan baik sebaiknya tetap menggunakan surat perjanjian. Memang rasanya agak janggal tapi beri penjelasan pada mereka bahwa kepercayaan itu harus tertulis agar jelas dan terang benderang. Sehingga tidak ada dikemudian hari kata si anu kata si itu atau katanya, karena sebagai manusia yang tidak sempurna kita bisa lupa dan dan alpa dengan apa yang kita ucapkan atau janjikan beberapa bulan atau tahun yang lalu.

Contoh Surat Perjanjian Kontrak Rumah

Kami yang bertanda tangan di bawah ini :

Nama         : Ardian
Alamat       : Jalan Letjend Suprapto No. 10 Jakarta
Pekerjaan   : Karyawan Swasta
---------------- Selanjutnya disebut sebagai “PIHAK PERTAMA” --------------

Nama          : Abdullah
Alamat        : Jalan Lenteng Agung No. 5 Jakarta
Pekerjaan    : Wiraswasta
---------------- Selanjutnya disebut sebagai “PIHAK KEDUA” ------------------

PASAL 1

PIHAK PERTAMA sepakat mengontrakan sebuah rumah kepada PIHAK KEDUA dengan alamat
KOMPLEK GRIYA TAWANG INDAH SEKTOR 7 NO. 11 JAKARTA, terhitung mulai tanggal 01 Januari 2016 sampai dengan 01 Januari 2017, dengan biaya kontrak sebesar Rp 25.000.000 ( Dua puluh lima juta rupiah ).

PASAL 2

PIHAK KEDUA  telah melihat kondisi rumah secara keseluruhan  dalam keadaan baik dan tidak ada kerusakan. PIHAK KEDUA  berkewajiban untuk memelihara bangunan sebaik-baiknya. Segala kerusakan yang timbul selama perjanjian ini, menjadi kewajiban PIHAK KEDUA untuk memperbaikinya ataupun menggantinya dengan biaya sepenuhnya tanggung jawab PIHAK KEDUA.


PASAL 3

Segala kewajiban yang muncul selama PIHAK KEDUA menempati rumah tersebut adalah menjadi tanggung jawab PIHAK KEDUA seperti kewajiban membayar tagihan listrik, air, keamanan dan kebersihan. Apabila ada biaya yang timbul diluar dari kewajiban yang di atas maka akan dimusyawarahkan bersama PIHAK PERTAMA dan dicari penyelesaian yang terbaik untuk kedua belah pihak.

PASAL 4

Apabila PIHAK KEDUA tidak memenuhi kewajiban seperti tertulis di PASAL 3 di atas sehingga terjadi pemutusan oleh pihak terkait maka PIHAK KEDUA harus menyelesaikan kewajiban tersebut sampai dipulihkannya fasilitas yang ada selambat-lambatnya 30 hari sebelum masa berakhirnya kontrak.

PASAL 5

PIHAK KEDUA harus membayar semua kewajiban yang terjadi seperti tagihan listrik, air, kebersihan dan keamanan untuk bulan terakhir yang dibayarkan kontan kepada PIHAK PERTAMA mengacu kepada meteran listrik dan air yang tertera pada meteran.

PASAL 6

PIHAK KEDUA  tidak diperkenankan  mengadakan perubahan atau tambahan pada bangunan tersebut atau memindah sewakan kepada pihak lain, kecuali ada kesepakatan dan izin tertulis dari PIHAK PERTAMA.

PASAL 7

Pada masa kontrak berakhir PIHAK KEDUA berkewajiban menyerahkan rumah yang dikontrak  tanpa syarat-syarat apapun kepada PIHAK PERTAMA dalam keadaan baik, terpelihara dan kosong dari seluruh penghuninya.

PASAL 8

Untuk perpanjangan kontrak, PIHAK KEDUA wajib memberitahukan kepada PIHAK PERTAMA paling lambat satu bulan sebelum berakhirnya masa kontrak dan untuk itu akan dibuatkan surat perjanjian kontrak rumah yang baru. Untuk pemutusan kontrak sebelum masa kontrak selesai PIHAK KEDUA tidak berhak mendapatkan kompensasi atau uang pengganti apapun. PIHAK KEDUA dianggap tetap mengontrak rumah sesuai dengan perjanjian masa kontrak.


PASAL 9

Demikianlah kontrak kerja ini dibuat dengan sebenarnya dalam keadaan yang sadar tanpa paksaan dari pihak manapun pada saat surat perjanjian kontrak rumah ini ditandatangani di atas materai. PIHAK PERTAMA telah menerima uang kontrak rumah selama satu tahun dari PIHAK KEDUA sebesar Rp 25.000.000 ( Dua puluh lima juta rupiah ) dalam bentuk tunai.

Kami yang menyetujui
Yang bertandatangan di bawah ini

PIHAK PERTAMA                                             PIHAK KEDUA




    ( ARDIAN )                                                      ( ABDULLAH )

Semoga Contoh Surat Perjanjian Kontrak Rumah ini bisa bermanfaat untuk anda semua.

Bagikan ke :

Facebook Google+ Twitter